Sejarah Suara Hati

Anak merupakan karunia yang indah dari Yang Maha Kuasa. Tak jarang banyak pasangan suami istri yang menanti – nanti dengan penuh harapan untuk memiliki anak. Namun pada kenyataannya tak sedikit pula anak yang terlahir dengan tidak diharapkan oleh orang tuanya sehingga akhirnya mereka disia – siakan oleh orang tuanya sendiri. 

Yayasan Sayap Ibu adalah salah satu organisasi nirlaba yang peduli akan nasib dan keberadaan anak  anak yang kurang beruntung ini. Organisasi ini pertama kali dibentuk oleh Ny. Sulastri Sutomo ( istri Bung Tomo ), Ny. Sukardi dan Ny. G.Sunaryo pada tahun 1955 di Jakarta dengan harapan sayap kasih ibu – ibu dapat memberikan kehangatan bagi anak – anak yang telah kehilangan kasih saying dan sirnanya kesempatan untuk tumbuh dan berkembang sebagaimana biasanya tumbuh dalam sebuah keluarga yang wajar. Pada tahun 1978, Yayasan Sayap Ibu mendirikan cabang Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Di Yogyakarta sendiri, Yayasan Sayap Ibu memiliki 2 (dua) panti, yaitu Panti I (Panti Perawatan) yang terletak di Jalan Rajawali No.3, Pringwulung, Depok, Sleman dan Panti II (Panti Cacat Ganda) yang berada di Desa Kadirejo, Purwomartani, Kalasan, Sleman. 

Yayasan Sayap Ibu juga menyelenggarakan TK, TPA, SLB-G, dan Wisma Ibu.dengan membentuk sebuah kelompok relawan yang dinamakan “Suara Hati” pada tanggal 19 November 2006. Kelompok Relawan ini terdiri dari sejumlah orang dengan latar pendidikan yang berbeda – beda dengan harapan dapat membantu Panti Asuhan di Yogyakarta untuk mendidik, menghibur, dan membantu anak – anak, yang tinggal di Panti Asuhan

Entri Populer